Monday, January 22, 2007

So Stupid and Silly Me

Today is monday, and i hate this monday.. Karna ada beberapa kenangan di hari minggu kemarin yang bisa dibilang bodoh, buruk, memalukan dan menggelikan (penasaran yach..).

Ceritanya sich kemarin gue jalan ke BlokM Plaza with my friend. Ngumpulnya sich sesuai kesepakatan langsung kesana jam 2.30 siang. Sedang waktu itu gue lagi ada dirumah sekitar jam 12.00 an siang. Sayup-sayup kipas angin dan empuknya kasur membuat gue ketiduran sampai nyaris terancam susah bangun. Akhirnya dengan tekad yang kuat dan semangat yang setengah sadar, gue bangun di jam 2 kurang 15 menit.

Akhirnya gue langsung kelabakan, trus mandi plus dandan dan pake baju semuanya dalam waktu yang terhitung sangat cepat (maklum turunan the Flash). Akhirnya gue berangkat bersama si Tigi (Tiger Merah ku tercinta) dan jaket Eiger ku (alias rain coat gue). Kesalahan bermula dari gue berangkat dari rumah, gue pake jaket Eiger yang notabene merupakan jaket hujan dan alhamdulillah waktu itu Jakarta lagi cerah banget (panas banget), alhasil itu jaket jadi kayak spa berjalan. Gila boo panas banget sampe ke helm gue tuch keringat mengucur dengan derasnya. Dan alhasil itu kaos gue didalam jaket Eiger bukan hanya jadi Gelisah (Geli-Geli Basah), tapi udah jadi Gelijir (Geli-Geli Banjir). Ditengah keresahan gue dengan keringat yang terus mengucur akhirnya gue nyampe juga ditempat tujuan yaitu BlokM Plaza.

Sesampainya di tempat yang gue anggap jauh karna ada Plaza Semanggi dan Setiabudi One yang lebih dekat ke arah rumah gue, akhirnya ketemu ama temen gue dan dia ngajak nonton di bioskop tuenti wan (21). Dengan semangat 45, gue mau nonton juga, khan jarang-jarang belakangan ini gue nonton karna banyak sekali kesibukan yang tidak bisa ditunda.

Kalo gak salah film yang dia mau tonton itu judulnya An American Haunting klo gak salah yang secara hipotesa gue itu film seru dan menarik trus keren dan banyak aksi-aksi yang menegangkan (maklum murid ki joko bego). Disinilah kesalahan ke 2 gue berlanjut ke kesalahan gue yang culun lainnya.

Ternyata pas gue nonton, pas baru aja itu film mulai. Temen gue baru ngomong klo itu film ternyata film horror. Anjritt, kontan gue langsung parno plus mulut pahit karna Cappucino yang gue beli ternyata kagak enak. Sumpah dech jangan beli cappucino di bioskop, rasanya kayak susu coklat.

Setelah melalui ketegangan di dalam bioskop, dimana samping gue cowo latah banget pas kaget dan depan gue yang sempet-sempetnya begituan saat nonton Film Horor. At last gue makan di salah satu tempat yang gue suka disitu karna gak terlalu mahal dan enak tempatnya (kalo bisa sich gratis--emangnya itu restoran tempat nenek moyang gue yach).

Di tengah asiknya gue makan bersama temen gue dan rencana gue mau shopping ditempat itu plus jalan-jalan liat-liat, kali aja ada yang lucu (cewe lucu).. Jojon kali lucu..

Tiba – tiba saja handphoneku berbunyi dengan indahnya (mana bisa coba orang hapenya gue silent dan cuma getar doank yang ada), Capek dech.. Ternyata itu telpon dari rumah gue yang mamberitahukan suatu woro – woro yang bisa menggetarkan dunia persilatan dan dunia 3G Telkomsel. Yaitu ternyata STNK motor gue alias tanda lahir atau bisa dibilang Paspornya si Tigi (Tiger Merahku tercinta) tertinggal dirumah. Bagaimana dengan nasib si Tigi yach..?? Akhirnya dengan berbekal kepandaian yang seadanya gue memutuskan untuk jujur bilang sama Kasir bahwa gue gak bawa STNK atau bisa jadi gue pulang tuk hanya mengambil STNK trus balik lagi kayak orang bego ke BlokM Plaza hanya untuk mengambil si Tigi (Tiger Merahku tercinta). Akhirnya dengan berat hati opsi kedua gua ambil. Tapi jangan salah, bukan gue yang ngambil kerumah tapi ternyata ada yang mau mengantar itu Paspor si Tigi ke BlokM Plaza. Thanks to you God..

Akhirnya dengan senyum simpul layaknya orang gila yang baru sembuh trus gila lagi. Gue pulang bersama si Tigi kerumah.. What a silly day.. (gue bener gak nulis gak nulis sillynya??)

See ya in the next chapter.. (21 January 2007)



Friday, January 12, 2007

My (Beloved) Princess and "Sorry..!!"

Di hari ini tepatnya hari kamis hari kesepuluh bulan pertama di tahun 2007 (*ngerti gak ??), gue tersentak dengan jawaban isi message Friendsterku kepada Tuan Putri. Alhamdulillah messageku dibalas Tuan Putri, saya hanya bisa membaca tanpa bisa membalasnya. Mungkin lewat blog ini saya bisa bercerita sedikit tentang hal itu. Sebenarnya tulisan ini kupersembahkan untuk Tuan Putri yang baru saja kukenal.

Tuan Putri disini adalah seorang sosok wanita yang nun jauh disana (*namun dekat dihatiku—> duch mulai nich basinya keluar) yang telah cukup menarik diriku (red: hatiku) baik itu secara langsung ataupun tidak langsung (*duch kok kayak undang-undang ’45). Si SiluetSapi ini dikenalkan dengan Tuan Putri oleh salah satu teman cewenya yang berinisial R-i-R-i-N (ampun jangan marahin gue yach, he..he..). Namun semakin ku ingin mencoba tuk mengenalnya semakin yakin klo diriku ini gak mungkin lagi bisa tuk mengenalnya secara lebih jauh lagi. Dikarenakan dia (red : Tuan Putri) masih bersamanya. Dan pada akhirnya saya memutuskan untuk mundur/ menggangu lagi dengan niatku yang pernah kukatakan kepada Tuan Putri. Seandainya saja Tuan Putri membaca blog ini semoga tuan putri dapat mengerti bahwa kata-kata “Sorry” dan “Nice to know you” berarti lebih dalam dari makna harfiahnya.

Oh iya salah satu kenangan yang dapat kuingat bersama Tuan Putri adalah keikhlasan dan kerelaan dia untuk menemani aku ngobrol berjam-jam pada malam hari di telpon sewaktu aku mau berangkat ke Tanjung Pasir (*ujungnya bandara Soekarno-Hatta arah menuju pantai atau pulau seribu). Can u imagine how far is that?? Anyway balik ke topik ini, tahukah ternyata Tuan Putri tahu banget sepertinya tentang Keane yang mungkin gak semua cewe yang gue tanyain itu tau, and seems to be that she likes it too (red: Keane). Tapi tahukah dia bahwa saya gak sedangkal itu yang karna dia tahu Keane dan saya langsung jatuh hati pada Tuan Putri. Tapi klo saya jadi tertarik padanya dan kepribadiannya itu saya sangat akui. Tuan Putri aku cuma mau bilang klo “i’m not that shallow and stupid because of one similarity between us, but i can be that person if you want it from me”.

Sebelumnya saya sangat berterima kasih sekali kepada temen ku yang berinisial diatas (red : R-i-R-i-N), karna telah mengenalkanku pada Tuan Putri. Thanks yach Rin. Tuan Putri membuat hatiku yang tadinya berdetak secara perlahan menjadi berdegub lebih kencang ketika mau menelpon atau mengsmsnya. Bikin hariku yang ceria berubah menjadi optimisme dimana saya akan bisa meraih hati dan cinta Tuan Putri. Yang pasti menjadikan hari-hariku menjadi lebih baik dari sebelumnya (*taken from starmild).

Akhir kata, mungkin inilah proses pendewasaan seorang SiluetSapi, mungkin akan lebih baik mengenal Tuan Putri secara utuh ketika dia dalam keadaan utuh pula tanpa ada siapapun disampingnya, mungkin saya juga yang salah, mungkin meminta maaf lebih baik ketimbang meminta izin (*taken from movie “Eragon“), mungkin seharusnya saya terus maju, mungkin seharusnya juga saya harus mundur atau mungkin-mungkin yang lain. Manusia (*terutama SiluetSapi) hanya dapat berencana dan Allah lah yang menentukan.

Thursday, January 11, 2007

Mengejar Dia dan Lift Barang..

Pada hari ini gue bangun dari tidur gue dan pulau yang baru aja gue buat di kasur (alias si saliva). Ada yang lain di hari ini, tiba-tiba aja gue senyum-senyum gak jelas gitu. Seperti kegiatan normal gue dihari-hari sebelumnya, gue bangun dipagi hari masih dengan bau naganya dan bau badannya langsung nongkrong didepan teve menonton acara gosip. Mungkin aja Adam Air yang hilang disiarkan disitu (duch dodol bgt yach khan itu infotainment bukannya berita). Setelah itu biasanya gue take a breakfast and go to the bedroom (eh salah kamar mandi maksudnya alias mandi).

Anyway hari itu gue ketemu ama orang yang cukup gue seneng dikantor (satu gedung, beda perusahaan dan beda lantai). Orangnya manis booo.. Waktu itu gue liat dia lagi jalan menuju kantor, sedangkan gue lagi dimotor. Dari jauh feeling gue udah bagus nich ngeliat nich cewe (berjilbab dan tinggi). Langsung aja gue tancep gas motor gue biar cepet nyampe parkiran motor yang letaknya dibelakang kantor. Dengan sigap gue langsung markir tuch motor, yang biasanya memakan waktu 5 menit untuk cari posisi dan parkirin motor, klo waktu itu kayaknya cuma itungan detik. Pokoknya udah kaya the Flash kloning dengan Kuntilanak plus Pocong 2 (duch kok kaya film horor aja yach). Sampe-sampe ngambil karcis parkir kaya orang kesetanan (alias diburu-buru ama setan biar cepetan). Trus seperti biasa pastinya di setiap kantor ada yg meriksa-meriksa tas gitu yang ampe penasarannya tuch orang terjadi percakapan bodoh kayak gini :


Gw : (Lari dari parkiran belakang kantor sambil bawa tas laptop kayak orang bego, trus menyodorkan tas untuk diperiksa).

Pos ke 1 : Kenapa mas kok lari-lari, telat masuk yach ??

Gw : (*udah tau gue lari pake nanya lagi yang ada juga cepek dech) Iya, lagi buru-buru

Pos ke 1 : Oh gitu, yak silahken mas (*sambil merogoh-rogoh tas laptopku yang kucinta)

Gw : oke dech (*lari lagi ke pos 2 tuk diperiksa lagi sambil terengah-engah)


Pos ke 2 : Duch mas kok dari belakang tadi saya liat lari-lari terus dari parkiran belakang emangnya telat banget yach. (*duch kok bisa sama gini format pertanyaannya, dibayar berapa nich orang tuk nanya sama dengan pos ke 1, bisa-bisa dapet gleas cantik nich klo gue ditanya yang sama lagi---ngarep)

Gw : mmmmhhhh (*can’t say even a word, capek bow. Coba bayangin lari marathon dari parkiran belakang, trus estafet tas laptop gue dari pos 1 ke pos yang lain, dasar satpam yang aneh).

Pos ke 2 : Bentar mas aku periksa dulu tasnya (*duch buruan donk, gue lagi mengejar lift nich karna si cewe itu)

Pada akhirnya gue masuk juga ke itu lift bareng dengan tuch cewe. Dan karna gue saking capeknya tuch lari-lari macam orang pake celana boxer warna pink dan kaus oblong sobek-sobek warna pink juga. Sesampai di dalam lift gue cuma bisa ngos-ngosan sambil liat dia keluar dilantai 5. Duch kecele dah gue, hiks..hiks..hiks..

Yuuukkssss....

PS: Salam buat tuch satpam, namanya orang lari-lari belum tentu telat, kayak kagak tau gue aja klo gue dateng pasti telat. Capek dech.. Trus satu lagi klo orang abis lari itu trus ditanyain macem-macem itu kayak orang nanya ama kambing congek. Gak bakalan dijawab lah.. Ternyata mimpi gue tadi malam menandakan gue mau ketemu ama si doi (*oh iya gue belum cerita semalam itu gue ketemu ama dian sastro loh, gak penting yach. Tenang aja bukan mimpi jorok kok). Dasar mimpi bego dan satpam yang aneh.. Piss yo... 

(January, 10th 2007)



 

Wednesday, January 10, 2007

Me, My friend sickness and Saliva

Duch waktu menunjukkan pukul 9 malam, tapi kok gue udah ngantuk banget nich. Gimana gue mau nonton teve (red: tipi) kalo udah ngantuk banget kaya begini gak bisa nonton tuyul arwana duonk (red: tukul arwana). Sambil memandang si tigi merah (tigerku tercinta) gue berpikir ternyata kayaknya pekerjaan gue berbanding lurus dengan hidup gue, yaiu makin lama kok gak ada perkembangan. Duch pliss dech kok gue gak mensyukuri hidup gue gini yach. But Allah SWT always in my heart and i hope i always in the heart of Allah SWT.

Oh iya malem ini gue liat jam lagi waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Dan gue baru keingetan mau telpon si Doraemon (red: Dina Rese) untuk menanyakan sesuatu dan alhasil dia udah tidur. And u know something, ketika dia tidur dia itu punya kebiasaan ngelindur (alias ngangkat hape tapi gak sadar klo dia ngangkat). Dan akhirnya pula malam ini gue berhasil menangkap penampakan ngelindurnya dia, berikut cuplikannya :


Gw : Halo Din, udah tidur yaach..? (*gw dgn nada bingung)

Dina : Hooh..

Gw : Din, loe gak lagi ngelindur khan..??

Dina : Hooh.. (*wah ngelindur beneran nich)

Gw : Eh loe gak lagi mimpi jorok khan..?? (*sempet-sempetnya gue nanya hal itu)

Dina : Hooh, eh nggak... (*wah udah mulai ngaco nich anak)

Gw : Wuey udah shubuh nich.. Bangun euy bangun (*padahal masih jam 10 malem

Dina : Ahh nggak, hooh.. (*cepek dech hoohnya masih aja ngikut)

Gw : Din, gue itung ampe 3 loe harus bangun, 1..2..3.. Bangun euy bangun (*mencoba tuk           menjadi Romy Patinasarani, eh salah itu mah pemain bola maksudnya Romi rafael)

Dina: Eh apaan nich, eh elo geng ada apa?? Nanya apaan aja loe??

Gw : (*tersenyum dengan puas sambil berkata dalam hati “dasar temen cewe yang aneh”)


Saran gue yang penyakitnya sama kayak temen gue ini janganlah menaruh handphone dikuping anda ketika tidur, takutnya itu handphone rusak aja gara-gara keileran ama loe. He..he.. Ampun Dina besok jangan bantai gue yach karna gue udah cerita disini.


PS : Ngelindur bukanlah bahasa baku (*lebih jelasnya coba ditanyakan pada JS. Badudu atau kamus EYD karna gue gak tau bahasa yang benernya), Keileran berarti SALIVA yang keluar dari mulut loe yang baunya bikin naga aja bisa pingsan klo loe setahun gak gosok gigi. He..he.. See ya again, gue mau tidur dulu yach.. (January, 9th 2007)



 

Hari Pertamaku

What’s up guys what’s up, i hope your day is good. Coz i’m not, ada banyak alasan kenapa gue seperti itu mulai dari masalah pribadi (*kayak gue punya pacar aja) sampai masalah kantor (*BTS lagi, BTS lagi). Gak nyangka aja klo gue sekarang udah 5 tahun lebih di kantor ini yang katanya operator seluler terbesar di Indonesia. Masih teringat dalam pikiran gue waktu pertama kali gue masuk kerja dengan setelan baju lengan panjang warna putih dan celana bahan hitam. Sampai-sampai gue itu ditanyain sama tukang jual makanan yang ada didepan kantor pertama itu seperti ini :

Tukangjual : Dik, baru yach disini...!!??

Gw : Iya bu.. (*sambil mengunyah makanan yang dibeli)

Tukangjual : Mau ngelamar kerja di kantor ini yach?? PT apa??

Gw : Uhukkk, nggak bu saya kerja disini. Ini hari pertama saya (*keselek makanan sambil bergumam, duch alhamdulillah cuma dibilang ngelamar kerja bukannya petugas catering).

Yah itulah gue dulu dengan segala ke cupuan (culun) gue dan ke luguan gue. Anyway back to the problem, hari ini gue cukup sedih karna harus memutuskan tuk mundur dari seseorang yang kupanggil tuan putri (red: my princess), klo tuan putri baca blog ini sebenarnya i’m not that shallow, but i can if u want me to do it. Udah lah pokoknya gak mungkin gue ungkap disini, smoga jalan yang gue ambil itu benar (sambil mengucap basmalah). Terus terang gue sedih tapi apa daya life must go on. Siluetsapi harus terus menulis meski disetiap ketikan hurufnya terdapat peluh dan kesedihannya (apaan sich maksudnya kok makin ngawur gini yach gue). Duch apa kabarnya gue besok yach..??

Tuesday, January 9, 2007

Salam Perkenalan Si SiluetSapi


Halo all, pa' kabar semua. Selamat buat blog gue dan tentunya juga gue pribadi atas mengudaranya Blog gue ini. Di awal tulisan ini gue akan mencoba menjelaskan tentang siapa sich si siluet sapi ini dan bagaimana pandangan teman-temannya terhadapnya dan sebaliknya. Si Siluet Sapi ini bernama lengkap Sugeng Hariyadi, terlahir dan besar di daerah selatan jakarta 23 tahun yang lalu dibawah asuhan ibu tercinta dan bapak tersayang (klasik bgt yach). Sebenarnya gue agak kurang suka nulis blog seperti ini, tapi dikarenakan terinspirasi dari si kambingjantan (salute for you), gue jadi pingin mencoba. Sebenarnya gue barusan melihat tulisan/ blog temen gue yang bilang. “entah kenapa hasrat ingin menulis itu ketika kesedihan datang...ketika masalah yang dialami terasa amat berat...” (sorry Ed gue ambil kalimat loe). Tapi gue bener-bener setuju kalimat doi, karna sebenarnya gue memulai ini juga karna gue baru aja mengalami kesedihan yang cukup dalam (gak tau dech klo si cewe itu). Anyway lanjut soal gue, si siluet sapi ini orangnya cukup pendiam (tapi mematikan kalo lagi gila he..he..), kayaknya tinggi (udah donk ampun jangan bertambah tinggi lagi), sedikit lucu (huuuekkk sorrr) dan item manis (maca cih..). Tenang jangan kagum dulu, masih banyak kok yang lebih layak dikagumi ketimbang gue, he..he.. Lanjut ke pokok utama sebelumnya gue berterima kasih buat temen gue Dina (*aka Emon *aka Doraemon *aka cewe ganjen *aka sapi bantet *aka banci 1) --> oh iya doi JOJOLESS (Alias jomblo-jomblo Hopeless yang merindukan cowo sejati, *mode sedih dan ketawa cekikikan kayak setan on) He.he..he.. Thanks buat loe dina yang udah memberikan hak paten atas nama siluetsapi ini ke gue. Two thumbs up for you (macam mau nonton DVD bajakan aja..), and semua kejadian di hidup gue baik itu yang lucu, yang sedih, yang menyeramkan, yang asik (macam nonton film porno), yang keren (duch sok keren bgt sich gue), dan yang lain-lain. Oh iya ada satu kalimat dari gue sendiri yang selalu gue pegang sampe sekarang yaitu “Hubungan yang indah buat gue adalah dimana gue dapat membuat orang yang gue sayangi tertawa, ceria dan tersenyum meskipun gue dalam kondisi terburuk ataupun sebaliknya”. Ya udah sampe disini dulu cerita tentang gue, nanti dilanjut lagi. Email me atau jadi temen friendster gue, ok. See ya all, bubye.. (Gue ada tugas kampus yang belum kelar). Salam kuli kampus (merangkap kuli kantor).