Friday, July 20, 2007

Lirik Lagu yang Paling Gue Banget -2-



-Goodbye My Lover- (James Blunt)

Did I dissapoint you or let you down?
Should I be feeling guilty or let the judges frown?
'Cause I saw the end before we'd begun,
Yes I saw you were blind and I knew I had won.

So I took what's mine by eternal right.
Took your soul out into the night.
It may be over but it won't stop there,
I am here for you if you'd only care.

You touched my heart you touched my soul.
You changed my life and all my goals.
And love is blind but then I knew it,
My heart was blinded by you.

I've kissed your lips and held your head.
Shared your dreams and shared your bed.
I know you well, I know your smell.
I've been addicted to you.

Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.(2x)

I am a dreamer and when I wake,
You can't break my spirit - it's my dreams you take.
And as you move on, remember me,
Remember us and all we used to be

I've seen you cry, I've seen you smile.
I've watched you sleeping for a while.
I'd be the father of your child.
I'd spend a lifetime with you.

I know your fears and you know mine.
We've had our doubts but now we're fine,
And I love you, I swear that's true.
I cannot live without you.

Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.(2x)

And I still hold your hand in mine.
In mine when I'm asleep.
And I will bear my soul in time,
When I'm kneeling at your feet.

Goodbye my lover.
Goodbye my friend.
You have been the one.
You have been the one for me.(2x)

I'm so hollow, baby, I'm so hollow.
I'm so, I'm so, I'm so hollow.(X2)

Malang, Little Town in East Java

-30 Nopember 2005-

Wah Jetlag kata pertama gue.. Bukan karna pesawat tapi karna kereta apinya telat hampir 4 jam, pas gue baru balik dari malang. Tapi seru bgt walaupun hanya 3 hari di malang, jawa timur. Sampai sekarang gue gak nyangka ditempat sedamai itu ternyata tempatnya teroris mangkal...

Buat loe semua yang lagi pusing bisa dateng kesana untuk refreshing atau jalan-jalan gak jelas kesana. Asyik lah pokoknya...

Malang, Apple City... I'm gonna missed it..

Dialog Film Ungu Violet yang paling menyentuh

Dalam kesendirian kian lama kurasakan kebenaran sebuah ungkapan lama, betapa nilai seseorang sangat terasa justru ketika dia tiada. Dan ketiadaanmu memberikan petunjuk yang amat nyata betapa rapuh jiwaku dalam kesendirian dan betapa utuh dalam kebersamaan denganmu. Hanya ada satu kata yang mampu mengungkap semuanya yaitu cinta, namun ada satu hutang yang selama ini belum terbayarkan, kurasa sudah tiba saatnya aku bercerita kenapa dengan cinta itu aku justru menjauh darimu.

Kalin, maaf klo semua tidak berjalan seperti yang kita mau. Kadang kita berharap tuhan akan menunjuk jalan kita dan membuka sedikit tabir rahasianya. Seperti matahari yang terbit di timur dan terbenam di barat atau seperti waktu yang tidak pernah berhenti, perasaanku akan selalu dekat denganmu. Sepi bicara betapa sempitnya waktu betapa terasa besarnya cinta, jikapun aku percaya ada hidup setelah mati kita tidak akan pernah bertemu lagi. Kalin, kita selalu mencoba untuk menghargai hidup agar lebih berarti, meskipun kecil tapi embun adalah pertanda datangnya musim semi. Suara burung atau bunyi yang indah adalah bukan pilihan, keduanya akan selalu ingin kita nikmati. Jika aku harus memilih aku tidak akan memilih karna angin akan selalu membawa legenda cerita kita yang akan selalu berakhir bahagia. Hanya waktu yang bisa merenggutmu dari aku.

Lirik Lagu yang Paling Gue Banget


James Blunt - You're Beautiful

My life is brilliant.
My life is brilliant

My love is pure.

I saw an angel.
Of that I'm sure.
She smiled at me on the subway.
She was with another man.
But I won't lose no sleep on that,'Cause I've got a plan.

You're beautiful.
You're beautiful.
You're beautiful, it's true.
I saw your face in a crowded place,
And I don't know what to do,
'Cause I'll never be with you.

Yes, she caught my eye,
As we walked on by.
She could see from my face that I was,
Fucking high, And I don't think that I'll see her again,
But we shared a moment that will last 'till the end.

You're beautiful. You're beautiful.
You're beautiful, it's true.

I saw your face in a crowded place,
And I don't know what to do,
'Cause I'll never be with you.

La la la
la la la la la la

You're beautiful. You're beautiful.
You're beautiful, it's true.
There must be an angel with a smile on her face,
When she thought up that I should be with you.
But it's time to face the truth,
I will never be with you.

Sunday, July 15, 2007

Dua Hari Untuk Selamanya

Hmm.. Kalimat pertama gue buat hari ini karna gue lagi agak-agak bosen nich. Oh iya Dua Hari untuk selamanya, mengingatkan gue sama salah satu judul Film yang belum lama ini diputar di bioskop-bioskop kesayangan kita.. (kita?? Yuukk..).

Kisah ini bermula dari bulan kemarin dimana gue kepingin pergi ke Bandung tapi gue bingung mau kesana sama siapa, karna bukan tanpa sebab gue perlu ditemenin karna gue juga gak tau Bandung (taunya cuma cipularang dan pintu keluar Tol Buahbatu).

Oh iya gue ini pingin kebandung karna ada temen gue nyang dari semarang datang ke Bandung, padahal tadinya katanya mau ke Jakarta (capek dech Sulis..). Akhirnya jiwa kelelakian gue keluar, akhirnya gue nyang ngalah tuk pergi kesana.

Dan akhirnya pula berbekal mobil pinjeman dari kantor berwarna merah (red: Telkomsel) akhirnya gue niatkan mau kesana, dan akhirnya pula gue punya temen untuk gue ajakin kesana dan baru hari ini gue punya julukan buat dia sebagai last minute friend (red: Dina Bantet). Untuk tau lebih siapa itu Dina, mungkin bisa dibaca ditulisan gue sebelumnya.

Kurang ajarnya si Dina Bantet itu dia itu bersedia nganterin (nemenin) gue ke Bandung dengan syarat jemput dia dulu di kostannya di Depok. Nah.. Disini kedongkolan gue muncul, coba bayangin (bentar dulu mari kita berimajinasi tuk membayangkan..) secara gitu loh rumah gue tuch di kuningan jakarta selatan dan dia di depok jawa barat. Yang ada juga waktu tempuh rumah gue ke Bandung itu sama dengan dari tempat gue ke Depok.

Dan akhirnya pula (yang kedua kali dari Dan akhirnya pula..) gue juga yang akhirnya mengalah tuk kesana jemput dia dulu baru dech kita ke Bandung. Bayangkan lagi energi dan bensin dan duit gue yang terbuang percuma tuk hanya jemput tuh manusia satu.

Trus berbekal doa, airmata dan tenaga serta uang yang seadanya akhirnya gue berangkat dari rumah menuju Bandung yang terlebih dulu menjemput si Bantet, total waktu memakan lebih dari 4 jam plus makan dulu di Tol maklum sopirnya gak gantian alias gue terus yang nyetir, pabrik gula aja ada liburnya apalagi gue manusia juga butuh makan khan (sugeng juga manusia..). You know why khan?? Sorry hari ini gue lagi agak crazy nich jadi agak-agak gak jelas tuch.

Sesampainya disana (keluar tol buahbatu), gue mulai panik dan paranoid dan secara gue langsung blank soal bandung. Oh iya akhirnya seperti orang buta yang lagi bingung jalan, akhirnya pula gue di guide oleh salah satu temen gue si sulis tuk ketemuan di lapangan gazebu. Menegangkan, mencekam, menakutkan tapi seru nyari itu lapangan.. (maaf kalo agak sedikit berlebihan nich.. he..he..)

Alhasil setelah dari itu lapangan plus nongkring disana, akhirnya kita nyari penginapan buat istirahat dan keesokan harinya kita keliling Bandung hanya untuk mencari yang namanya pakaian murah (Factory outlet) dan makanan enak (lebih tepatnya murah plus enak plus gratis kalo bisa). Tapi sayangnya Bandung muacet banget itu hari. Mulai dari Ciwalk trus ke Dago trus ke Riau trus balik lagi ke Jakarta gue jalani tanpa gantian bawa mobil dan nyaris collapse (hilang kesadaran) selama sedetik ketika perjalanan pulang di tol dari Bandung. Edan banget dech..

Buat vendor Siemens (Sulis) thank yach buat undangan dan traktiran makannya, trus buat vendor IT (Dina Bantet) thanks buat waktunya udah mau nemenin gue ke bandung dan “lain-lainnya” apaan tuh??

Oh iya saran gue buat yang lain, ternyata seenak-enaknya bawa mobil. Baru gue sadarin kalo di supirin mobilnya itu jauh lebih enak lho.. Jadi jangan belagu karna loe punya mobil, tapi belagulah kalo loe udah di supirin trus kalo mau turun dari mobil dibukain pintunya.. (he..he.. sumpah yang pasti itu bukan keadaan gue banget sekarang..). Viva Bandung, Viva neng Geulis Bandung.. Yuukkk...

Bandung.. I will coming again..