Hmm.. Hari ketiga di Malang, at last hari ketiga ini gak terasa. Besok gue udah harus balik ke Jakarta. Gue mengalami banyak sekali kebahagiaan disini. Disini waktu sepertinya berjalan dengan apa adanya. Semua terasa indah.. “Mungkin karna ada yang spesial buat gue di kota ini..”
Di hari ini gue lagi out of idea, gue gak tau hari ini mau kemana. Tapi mungkin gue akan mampir kerumah bude gue yang di narotama dan rumah pak de gue yang berada di daerah Bandulan, malang. Gue menulis hari ketiga ini dengan sedikit malas, karna setelah kejadian dihari kedua. Laptop IBM T60 gue gak mau nyala, tapi setelah gue pulang dari malang, akhirnya pula itu laptop bisa menyala kembali dan tetap berjalan dengan 1,5 GB RAM. Karna technical supportnya sich laptop gue crash memory RAMnya. Tapi ternyata setelah diusahakan akhirnya bisa juga berjalan dengan upgrade RAM.
Kembali ke Malang, gue punya planning mau ke rumah bude gue sekitar jam 12 siang. Trus..truss.. gue keluar dari hotel pelangi sekitar jam segituan tuk menuju ke narotama yang notabene rumah bude gue. Tapi sebelumnya masa gue hanya melenggang kangkung begitu aja tanpa membawa buah tangan kesananya. Akhirnya gue menyempatkan tuk membeli Dunkin Donuts, dengan melewati alun-alun kota Malang tuk menuju ke Ramayana. Di alun-alun ternyata gue melihat banyak sekali banci (ini banci beneran loh, bukannya banci foto kayak gue.) berkeliaran didalam alun-alun. Akhirnya dengan langkah seribu gue mencoba tuk menjauhi mereka, daripada nanti gue diperkosa rame-rame di tengah alun-alun sama itu banci-banci. Bukannya kalo siang itu mereka pada tidur yah.. Jangan-jangan ini banci yang gak laku semalam nich.. Duch kayak gue yang tau banget tentang mereka yach.
Akhirnya lagi, gue menuju ke narotama dengan menggunakan becak, namun kali ini gue gak tega nawarnya karna tukang becaknya agak sedikit tua. Sesampainya di narotama, gue disambut dengan hangat oleh bude-bude gue. Itulah yang gue suka dari Malang, atmosfir kekeluargaan itu sangat tinggi. Sehingga terkadang membuat gue berpikir tuk pindah kesini. Disana gue cukup bercengkrama cukup lama dengan bude-bude gue, trus dari sana gue dijemput pakde gue tuk maen kerumahnya di Bandulan. Oh iya, menurut schedule gue hari ini. Gue akan ketemu sama miss R. Katanya sich dia baru bisa ketemu sekitar jam 7 malam. Sekitaran jam 6 sore gue menelpon miss R tuk menanyakan jadi atau tidak kita ketemu. Dan ternyata dia gak bisa ketemu ama gue hari ini. Yo wis, mungkin dia memang capek dan banyak hal yang lebih penting yang harus dia kerjakan selain hanya untuk bertemu gue.
At last gue tiba-tiba diajakin theris tuk jalan sama dia ke pulosari (tempat makan gitu dech). Sambil membawa tas punggung dan kantong gede berisi oleh-oleh dari bude dan pakde gue. Tapi tetep aja gue pede..
Di pulosari gue makan roti bakar dan jagung bakar. Enak banget dech pokoknya. Kapan-kapan kalo gue ke malang lagi, gue akan balik lagi kesana tuk makan. Oh iya, thanks to Theris yang sudah bersedia baik itu tenaga, waktu dan dirinya untuk rela nemenin gue. Meskipun gue ngerepotin tapi tetep aja dia mau bantuin gue, baik itu nyariin travel buat ke bandara, ngajakin jalan ke pasar minggu gajayana, sama ngajakin gue jalan ke pulosari (karna sebelumnya miss R membatalkan janjinya dengan gue).
Itulah cerita gue hari ini.. Hmm.. Apa kabarnya gue besok yah, semoga pas besok gue pulang, gue akan membawa kenangan yang manis.. Preparing for miss R dech..




